Kamis, 05 Mei 2016

Ini Tips Agar Kejadian Yuyun Tidak Terulang Lagi Pada Anak Dan Para Perempuan Muslim




Kejadian yang menimpa Yuyun, gadis belia yang di perkosa oleh belasan lelaki yang sebelumnya menenggak minuman-minuman keras mungkin telah menyita perhatian seluruh lapisan masyarakat termasuk presiden Jokowi. Banyak kalangan yang mengutuk tindakan keji para pemuda tanggung yang tanpa rasa kasihan memperkosa dan membunuh Yuyun.

Namun ada sebuah pelajaran yang bisa kita ambil dari kisah yang memilukan ini. Para orangtua wajib memperhatikan anaknya yang laki-laki untuk senantiasa meninggalkan sesuatu yang memabukkan seperti miras, rokok, narkoba, dsb. Hal-hal ini merupakan jembatan menuju hal yang keji dan mungkar. Tapi untuk orangtua yang memiliki anak perempuan khususnya, Rasulullah SAW memberikan tipsnya.


Dari Abu Musa Al Asy’ary bahwanya ia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

أَيُّمَا امْرَأَةٍ اسْتَعْطَرَتْ فَمَرَّتْ عَلَى قَوْمٍ لِيَجِدُوا مِنْ رِيحِهَا فَهِيَ زَانِيَةٌ

“Seorang perempuan yang mengenakan wewangian lalu melalui sekumpulan laki-laki agar mereka mencium bau harum yang dia pakai maka perempuan tersebut adalah seorang pelacur.” (HR. An Nasa’i no. 5129, Abu Daud no. 4173, Tirmidzi no. 2786 dan Ahmad 4: 414. Tirmidzi mengatakan bahwa hadits ini hasan shahih. Sanad hadits ini hasan kata Al Hafizh Abu Thohir)


Biasakan untuk meng-kontrol anak-anak kita untuk tidak memakai wewangian ketika keluar rumah. Karena wewangian dapat mengundang lawan jenis untuk dapat mengenal dan merangsang fikiran negatif. Sampai-sampai Rasulullah SAW menyebut sebagai Pelacur bagi kaum perempuan yang keluar rumah dan mencium bau harumnya.

Dari Yahya bin Ja’dah, “Di masa pemerintahan Umar bin Khatab ada seorang perempuan yang keluar rumah dengan memakai wewangian. Di tengah jalan, Umar mencium bau harum dari perempuan tersebut maka Umar pun memukulinya dengan tongkat. Setelah itu beliau berkata,

تخرجن متطيبات فيجد الرجال ريحكن وإنما قلوب الرجال عند أنوفهم اخرجن تفلات

“Kalian, para perempuan keluar rumah dengan memakai wewangian sehingga para laki-laki mencium bau harum kalian?! Sesungguhnya hati laki-laki itu ditentukan oleh bau yang dicium oleh hidungnya. Keluarlah kalian dari rumah dengan tidak memakai wewangian”. (HR. Abdurrazaq dalam Al Mushonnaf no. 8107)

Dari Ibrahim, Umar (bin Khatab) memeriksa shaf shalat jamaah perempuan lalu beliau mencium bau harum dari kepala seorang perempuan. Beliau lantas berkata,

لو أعلم أيتكن هي لفعلت ولفعلت لتطيب إحداكن لزوجها فإذا خرجت لبست أطمار وليدتها

“Seandainya aku tahu siapa di antara kalian yang memakai wewangian niscaya aku akan melakukan tindakan demikian dan demikian. Hendaklah kalian memakai wewangian untuk suaminya. Jika keluar rumah hendaknya memakai kain jelek yang biasa dipakai oleh budak perempuan”. Ibrahim mengatakan, “Aku mendapatkan kabar bahwa perempuan yang memakai wewangian itu sampai ngompol karena takut (dengan Umar)”. (HR. Abdur Razaq no 8118)

Syaikh Abu Malik berkata bahwa sebab wanita mengenakan wewangian itu sangat jelas karena dapat membangkitkan syahwat para pria yang mencium baunya. Lihat Shahih Fiqh Sunnah, 3: 35.

Ibnu Hajar Al Asqalani mengatakan, “Dianalogikan dengan minyak wangi (yang terlarang dipakai oleh muslimah ketika hendak keluar rumah) segala hal yang semisal dengan minyak wangi (sabun wangi dan lain-lain, pent.) karena penyebab dilarangnya wanita memakai minyak wangi adalah adanya sesuatu yang menggerakkan dan membangkitkan syahwat.” (Fathul Bari, 2: 349)

Al Haitsami dalam Az Zawajir (2: 37) berkata bahwa keluarnya wanita dari rumahnya dengan mengenakan wewangian sambil berhias diri termasuk dosa besar, meskipun suami mengizinkannya berpenampilan seperti itu.(BACA JUGA : Subhanallah! Ternyata Wanita Lebih Mudah Masuk Syurga, Asalkan Menjalankan 4 Amalan Ini..)


Ini Tips Agar Kejadian Yuyun Tidak Terulang Lagi Pada Anak Dan Para Perempuan Muslim Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Zuhafs

0 komentar:

Poskan Komentar